Medan, formappel.com – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumut (APMPEMUS) secara resmi menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam mempercepat transformasi digital di lingkup birokrasi. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah krusial untuk mengerek efektivitas pelayanan publik, memangkas kebocoran anggaran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Selain mendukung arah kebijakan digitalisasi nasional, APMPEMUS secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap rekam jejak, dedikasi, dan kepemimpinan Luhut Binsar Pandjaitan yang selama ini dinilai konsisten mengawal berbagai program strategis negara.
Ketua APMPEMUS, Iqbal, S.H., menyebut Luhut sebagai figur senior yang kaya pengalaman di berbagai pos lembaga tinggi negara, menjadikannya modal berharga dalam mengeksekusi proyeksi pembangunan jangka panjang.
“Kami dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumut (APMPEMUS) mengenal rekam jejak, dedikasi, dan proses panjang pengabdian Bapak Luhut Binsar Pandjaitan. Beliau merupakan salah satu tokoh bangsa yang telah banyak memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional. Kami mendoakan beliau selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara,” ujar Iqbal, S.H., dalam rilis resminya di Medan, Senin (06/07/2026).
Menjadikan Digitalisasi Sebagai Fondasi Tata Kelola Pemerintahan
Iqbal memaparkan bahwa migrasi sistem konvensional menuju basis digital (e-government) bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan kebutuhan mutlak untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance).
Jika diimplementasikan secara profesional, transparan, dan akuntabel, integrasi sistem digital diyakini mampu menyumbang stimulus positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memastikan penyaluran jaring pengaman sosial atau bantuan pemerintah menjadi jauh lebih tepat sasaran.
Empat Indikator Utama Keberhasilan Transformasi Digital Pemerintahan:
-
Aparatur Profesional: Penguatan kapabilitas SDM birokrasi agar adaptif terhadap sistem siber.
-
Transparansi Sistem: Meminimalisasi celah pungutan liar (pungli) dan mempercepat rantai birokrasi yang berbelit.
-
Efisiensi Anggaran: Penghematan belanja operasional negara melalui integrasi data satu pintu.
-
Ketepatan Sasaran: Digitalisasi data kemiskinan dan subsidi agar jaminan sosial langsung menyentuh masyarakat yang berhak.
Komitmen Pemuda dalam Mengawal Kebijakan Berkelanjutan
Sebagai wadah gerakan pemuda dan mahasiswa, APMPEMUS menegaskan komitmennya untuk berdiri di barisan depan sebagai mitra kritis sekaligus pendukung kebijakan pemerintah yang pro-rakyat. Iqbal menyerukan kepada seluruh elemen kepemudaan dan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk bersinergi mengawal cetak biru transformasi digital ini agar tidak mandek di tengah jalan.
“Sebagai organisasi kepemudaan, APMPEMUS mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efektif. Semangat transformasi digital harus terus dikawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tutup Iqbal.





















