Medan, formappel.com – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumatera Utara (APMPEMUS) menyatakan dukungan kuat sekaligus sikap konstruktif terhadap arah kebijakan yang diambil oleh Bahlil Lahadalia dalam mendorong transformasi energi nasional.
APMPEMUS menilai, ajakan kepada perguruan tinggi untuk berkolaborasi dalam implementasi Program E20 merupakan langkah progresif yang tidak hanya visioner, tetapi juga membuka ruang partisipasi nyata bagi kalangan akademisi dan generasi muda.
Ini menjadi sinyal bahwa pembangunan sektor energi tidak lagi bersifat eksklusif, melainkan inklusif dan berbasis kolaborasi.
Namun demikian, APMPEMUS memandang bahwa setiap kebijakan strategis, termasuk program pengadaan kompor listrik sebagai bagian dari transisi energi, perlu dikawal secara serius, terukur, dan transparan.
Hal ini penting agar implementasi di lapangan benar-benar tepat sasaran, tidak membebani masyarakat, serta mampu menjawab tantangan infrastruktur dan kesiapan energi listrik nasional.
Dalam perspektif kritis, keberhasilan program ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi kebijakan, kesiapan teknologi, serta keberpihakan kepada masyarakat luas.
Oleh karena itu, APMPEMUS mendorong agar langkah progresif ini tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga matang dalam pelaksanaan.
Meski demikian, APMPEMUS tetap meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Menteri Bahlil Lahadalia, arah kebijakan energi Indonesia berada pada jalur yang tepat menuju kemandirian dan keberlanjutan.
Keberanian dalam mengambil langkah transformasi patut diapresiasi sebagai bagian dari upaya besar membawa Indonesia keluar dari ketergantungan energi konvensional.
APMPEMUS menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra kritis dan strategis pemerintah — mendukung penuh setiap langkah progresif, sekaligus memastikan kebijakan berjalan dengan prinsip keadilan, transparansi, dan keberlanjutan.
Sumatera Utara bersama APMPEMUS: mendukung, mengawal, dan memastikan energi menjadi kekuatan utama menuju Indonesia maju.





















