Peristiwa

Niat Cari Nafkah, Sopir Truk di STM Hilir Nyaris Kehilangan Nyawa

28
×

Niat Cari Nafkah, Sopir Truk di STM Hilir Nyaris Kehilangan Nyawa

Sebarkan artikel ini

Niat Cari Nafkah, Sopir Truk di STM Hilir Nyaris Kehilangan Nyawa

DELISERDANG |formappel.com- Niat Muhammad Rival (34), warga Dusun III Sei Basah, Desa Tadukanraga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, mencari nafkah untuk menghidupi anak dan istrinya nyaris berujung petaka.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Rival mengaku menjadi korban pelemparan batu saat mengemudikan truk di wilayah Kecamatan STM Hilir, Senin (10/8/2026) pagi. Insiden tersebut bukan hanya merusak kendaraan, tetapi nyaris mencelakai dirinya.

Peristiwa itu bermula ketika Rival mengemudikan truk Isuzu BK 8167 GM warna putih dari Dusun II Beringin, Desa Negara Beringin.

Saat melintas di Dusun II, Desa Talun Kenas, tiba-tiba kaca depan truk dihantam batu berukuran cukup besar.

Niat
Foto batu berukuran besar yang dilemparkan kekaca truk (10/8)

Kaca depan pecah berantakan. Pecahan kaca kemudian berhamburan dan mengenai wajah Rival yang saat itu masih berada di balik kemudi.

Menurut keterangan korban, sebelum kejadian tersebut dirinya diduga telah dibuntuti seorang pria yang belakangan diketahui berinisial BS alias Bren, dengan mengendarai sepeda motor.

Pelemparan batu itu diduga dilakukan ketika truk tengah melaju. Jika mengenai bagian tubuh atau kepala pengemudi secara langsung, kejadian tersebut tentu berpotensi menimbulkan kecelakaan serius, terlebih truk sedang berada di jalan umum.

Beruntung, Rival masih dapat mengendalikan kendaraan dan kemudian memilih melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Rival kemudian mendatangi Polsek STM Hilir, Polresta Deli Serdang, untuk mengadukan peristiwa yang dialaminya.

Namun, karena penyidik berhalangan pada Senin (10/8/2026), laporan pengaduan tersebut baru dibuat secara resmi pada Selasa (11/8/2026).

Kanit Reskrim Polsek STM Hilir, Ipda Amsal Siregar, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar bang, pihak korban telah datang dan membuat laporan,” ujar Amsal kepada wartawan.

Ia menjelaskan, laporan resmi dibuat oleh pemilik dump truck, Lurah Bakin Manik, sebagaimana tercantum dalam STTLP/45/VIII/2026/SPKT/Polsek STM Hilir/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara, tertanggal 11 Agustus 2026.

Laporan tersebut diterima oleh Ka.SPKT “B”, Aiptu Hendra Marbun.

Disisi lain, peristiwa ini menyisakan persoalan serius. Sebab, pelemparan batu ke kendaraan yang sedang melaju bukan sekadar perkara kerusakan kaca depan kendaraan melainkan sopir yang tengah bekerja mencari nafkah bisa saja kehilangan kendali hanya dalam hitungan detik ketika kaca depan tiba-tiba pecah dan serpihannya mengenai wajah. Dalam kondisi tertentu, kejadian semacam itu bahkan dapat memicu kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan lainnya.

Kini, persoalan tersebut telah masuk ke ranah hukum. Publik tentu menunggu langkah kepolisian untuk mengungkap motif di balik dugaan pelemparan tersebut, termasuk memastikan siapa pelakunya dan apa yang melatarbelakangi kejadian.

Bagi Rival, perjalanan mencari nafkah pada Senin pagi itu bukan lagi sekadar rutinitas. Ia pulang membawa pengalaman yang mengingatkan bahwa mencari rezeki di jalan raya terkadang harus berhadapan dengan risiko yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya.

Dan kali ini, yang dipertaruhkan bukan hanya kaca depan sebuah truk, tetapi nyawa seorang pencari nafkah.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *