Deli Serdang

Pelatihan Pembuatan Kue dan Roti di Desa Bintang Meriah

×

Pelatihan Pembuatan Kue dan Roti di Desa Bintang Meriah

Sebarkan artikel ini
Pelatihan pembuatan kue
H. Kasiman Kepala Desa Bintang meriah Batang Kuis, membuka acara pelatihan Pembuatan Kue dihadiri Oleg Kader PKK.

Pelatihan Pembuatan Kue dan Roti di Desa Bintang Meriah

Deli Serdang //formappel.com-  Kegiatan pelatihan pembuatan kue dan roti yang diselenggarakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Anugrah Istiqomah bekerja sama dengan PT. Fermex dan Kader PKK Desa Bintang Meriah sukses digelar pada Rabu, 19 Februari 2025, bertempat di Aula Kantor Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk Kepala Desa Bintang Meriah, H. Kasiman, Ketua PKK Desa Bintang Meriah, pengurus KSM Anugrah Istiqomah, serta perwakilan dari PT. Fermex, yaitu Reza selaku pengadaan produk dan Irwan Saputra selaku chef. Selain itu,

kader PKK Desa Bintang Meriah dan FKDM Batang Kuis turut serta dalam pelatihan ini.

Monitoring dan Dukungan dari Pihak Terkait

Dalam pelaksanaan kegiatan, turut dilakukan monitoring oleh Camat Batang Kuis, Romi Surya Darma D., S.STP, M.Si., serta Sekretaris Camat Batang Kuis, Beni H. Tambunan, S.STP, M.AP., yang memberikan dukungan melalui sambungan telepon seluler.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bintang Meriah, H. Kasiman, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para kader PKK dalam membuat berbagai jenis makanan, khususnya kue dan roti.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, para peserta dapat mengembangkan kemampuan mereka sehingga bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta keterampilan ibu-ibu kader PKK dalam membuat berbagai makanan. Semoga hasil uji coba dalam pembuatan kue ini dapat memberikan manfaat yang luas,” ujar H. Kasiman.

Pelatihan ini mencakup sesi pengarahan, praktik langsung pembuatan kue, serta sesi mencicipi hasil pembuatan para peserta. Dengan metode ini, para peserta dapat memahami teori dan langsung mempraktikkan keterampilan yang telah diajarkan.

Kegiatan pelatihan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Dengan adanya inisiatif seperti ini, diharapkan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi para ibu kader PKK, semakin meningkat sehingga dapat menciptakan peluang usaha baru di sektor kuliner.

(sejahtrawan)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *