Scroll untuk baca artikel
Screenshot 20260319 002516 Canva
Daerah

Warga Desak Kapolres Deli Serdang Tutup & Bakar Lapak Judi Sabung Ayam Tanah Mujur

107
×

Warga Desak Kapolres Deli Serdang Tutup & Bakar Lapak Judi Sabung Ayam Tanah Mujur

Sebarkan artikel ini

 

Warga Desak Kapolres Deli Serdang Tutup & Bakar Lapak Judi Sabung Ayam Tanah Mujur

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Biru-Biru // Formappel.com – Lemahnya kinerja Polsek Biru-Biru memberantas praktik perjudian di wilayah hukumnya membuat masyarakat hilang kepercayaan.

Buktinya, hingga saat ini lokasi Judi Sabung Ayam milik JO alias KO di Tanah Mujur, Dusun V, Desa Sidumolyo, Kabupaten Deli Serdang, masih aman beroperasi tanpa tersentuh hukum.

Karena itu pula, masyarakat Desa Sidomulyo mendesak agar Kapolres Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, MSI turun tangan memberantas segala bentuk perjudian di Kecamatan Biru-Biru, khususnya Judi Sabung Ayam di Tanah Mujur, Desa Sidumolyo.

“Kami yakin, Polsek Biru-Biru pasti tidak berani menggerebek apalagi membakar lapak judi sabung ayam milik JO alias KO di Tanah Mujur. Oleh karena itulah, kami warga Tanah Mujur, Desa Sidumolyo, mendesak agar Bapak Kapolres Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, MSI yang harus turun tangan,” ujar Sembiring (31) warga Tanah Mujur, Desa Sidumolyo, didampingi beberapa warga lainnya, Selasa (11/11/2025) yang ditemui wartawan usai sholat di Masjid yang letaknya tak jauh dari lokasi judi tersebut.

Dikatakan Sembiring, selain sudah sangat meresahkan masyarakat, aktivitas perjudian sabung ayam itu juga sangat menggangu jamaah masjid yang sedang beribadah.

“Di lokasi itu sangat berisik. Semua orang disana teriak-teriak saat menyaksikan dua ekor ayam siam yang diadu. Mereka tidak perduli, walau umat muslim sedang beribadah di masjid yang tak jauh dari lokasi,” imbuhnya.

Menurut informasi yang diperoleh Sembiring, setiap hari Kamis, Sabtu, & Minggu, pengelola sabung ayam Tanah Mujur akan menggelar event dengan taruhan yang besar.

“Kalau sudah ada event, lokasi itu pasti sangat ramai. Dan disaat seperti ini, harusnya polisi datang menggerebek, pasti banyak yang tertangkap. Jangan saat lokasi tutup, baru polisi datang, diduga seperti yang dilakukan Polsek Biru-Biru beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Kapolsek Biru-Biru AKP Natanail Sitepu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ke nomor +62 813-5016-xxxx, mengatakan “trima kasih infonya pak saya cek pak”, ucapnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *