Scroll untuk baca artikel
Screenshot 20260319 002516 Canva
Daerah

Plank Pemuda Pancasila Dirusak, Diduga Provokasi Terencana: PAC Percut Sei Tuan Desak Polisi Bertindak Cepat

7
×

Plank Pemuda Pancasila Dirusak, Diduga Provokasi Terencana: PAC Percut Sei Tuan Desak Polisi Bertindak Cepat

Sebarkan artikel ini

Plank Pemuda Pancasila Dirusak, Diduga Provokasi Terencana: PAC Percut Sei Tuan Desak Polisi Bertindak Cepat

PERCUT SEI TUAN // FORMAPPEL.com —
Aksi brutal pengrusakan plank milik Pemuda Pancasila (PP) Anak Ranting 05 Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, memicu kemarahan besar di kalangan kader dan masyarakat. Insiden yang terjadi pada Rabu 29/4/2026 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di Dusun 5 itu diduga kuat bukan sekadar vandalisme biasa, melainkan bermotif provokasi yang sengaja dilakukan untuk memancing ketegangan.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, sekelompok orang tak dikenal diduga sengaja mendatangi lokasi dan merusak simbol organisasi tersebut secara brutal hingga mengalami kerusakan parah.

“Diduga ada sekelompok orang yang memang sengaja datang untuk merusak plank itu. Kejadiannya saat dini hari,” ungkap salah seorang saksi.

Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap simbol organisasi sekaligus upaya provokatif yang berpotensi memicu keresahan sosial di tengah masyarakat.

Menanggapi insiden itu, PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Percut Sei Tuan langsung menyatakan sikap tegas. Ketua PAC PP Percut Sei Tuan, Buang, melalui Wakil Ketua I Bung Kamiso menegaskan pihaknya akan menempuh jalur hukum dan mendesak aparat segera bertindak.

“Kami mengecam keras aksi pengrusakan ini. Ini bukan hanya merusak plank, tetapi sudah menyentuh marwah dan kehormatan kader Pemuda Pancasila. Kami segera membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan dan meminta pelaku segera ditangkap,” tegas Bung Kamiso.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk tidak lamban dalam mengungkap dalang di balik aksi tersebut, guna mencegah situasi berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius warga sekitar. Banyak masyarakat menilai perusakan simbol organisasi secara sengaja merupakan tindakan yang berbahaya, tidak dapat ditoleransi, dan wajib diproses secara hukum.

“Kami berharap polisi jangan tutup mata. Siapa pun pelakunya harus bertanggung jawab,” ujar salah seorang warga.

Hingga berita ini diterbitkan, motif pasti di balik pengrusakan masih dalam penyelidikan. Namun, PAC PP Percut Sei Tuan memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga para pelaku berhasil diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (WA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *