Sumut

Judi Marak, HIMMAH Sumut Desak Kapolda Copot Kapolres dan Kasat Reskrim Deli Serdang

10
×

Judi Marak, HIMMAH Sumut Desak Kapolda Copot Kapolres dan Kasat Reskrim Deli Serdang

Sebarkan artikel ini
HIMMAH Sumut

Medan, formappel.com – Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara melayangkan desakan keras kepada Kapolda Sumatera Utara. Mereka meminta Kapolda untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mencopot Kapolres Deli Serdang beserta Kasat Reskrim Polres Deli Serdang jika terbukti gagal memberantas praktik perjudian di wilayah hukumnya.

HIMMAH Sumut menilai, maraknya aktivitas perjudian di Kabupaten Deli Serdang merupakan bentuk nyata dari lemahnya penegakan hukum lokal. Keberadaan lapak-lapak judi yang disinyalir masih bebas beroperasi dinilai telah merusak sendi kehidupan sosial dan memicu keresahan publik yang meluas.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

“Kami menilai Kapolres Deli Serdang dan Kasat Reskrim harus bertanggung jawab atas maraknya praktik perjudian yang terus menjadi sorotan masyarakat. Apabila aktivitas perjudian masih berlangsung tanpa penindakan yang efektif, sudah sewajarnya Kapolda Sumut melakukan evaluasi serius,” tegas Wakil Ketua I PW HIMMAH Sumut, Mahdayan, dalam keterangan persnya di Medan, Rabu (10/6/2026).

Pertanyakan Komitmen Polres Terhadap Instruksi Kapolri

Mahdayan menekankan bahwa pemberantasan judi tidak boleh sekadar menjadi seremoni penegakan hukum biasa. HIMMAH Sumut menuntut tindakan nyata yang menyasar hingga ke aktor intelektual di balik bisnis gelap tersebut.

“Pemberantasan perjudian tidak cukup hanya dengan penangkapan simbolis atau sekadar razia sesekali. Yang dibutuhkan masyarakat adalah langkah konkret untuk membongkar jaringan perjudian hingga ke akar-akarnya, termasuk pihak yang diduga menjadi pengelola maupun pemberi perlindungan,” lanjut Mahdayan.

Lebih lanjut, organisasi mahasiswa di bawah naungan Al Washliyah ini mempertanyakan keseriusan jajaran Polres Deli Serdang dalam mengawal instruksi langsung Kapolri yang secara tegas menyatakan perang terhadap segala bentuk perjudian. Jika praktik haram ini tetap tumbuh subur dan menjadi rahasia umum, hal itu menjadi indikator buruknya fungsi pengawasan kepolisian setempat.

Ancam Turun ke Jalan Jika Tuntutan Diabaikan

Mengingat dampak sosialnya yang merusak, HIMMAH Sumut meminta Kapolda Sumut bergerak cepat tanpa harus menunggu gelombang protes masyarakat membesar. Jabatan Kapolres dan Kasat Reskrim dinilai menjadi taruhan jika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini terus dibiarkan semrawut.

“Kami meminta Kapolda Sumatera Utara tidak menunggu persoalan ini semakin meluas. Evaluasi harus segera dilakukan. Apabila terbukti tidak mampu menghadirkan rasa aman, Kapolres Deli Serdang dan Kasat Reskrim Polres Deli Serdang layak dicopot dari jabatannya,” kata Mahdayan secara lugas.

Sebagai bagian dari pilar kontrol sosial, PW HIMMAH Sumut menegaskan tidak akan tinggal diam. Mereka menyatakan siap mengawal kasus ini dan mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran turun ke jalan apabila tuntutan evaluasi terhadap jajaran Polres Deli Serdang tidak segera direspons oleh Polda Sumut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *