Medan, formappel.com – Ketua Relawan Bobylovers Sumut, Andy Syahputra mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh atas langkah tegas yang diambil oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dalam memberantas aksi kriminalitas jalanan (begal) dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Sumatera Utara.
Komitmen Kapolda Sumut untuk memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku kejahatan dinilai sebagai angin segar bagi masyarakat yang mendambakan rasa aman.
Ketua Bobylovers Sumut menyatakan bahwa keresahan masyarakat terhadap aksi begal yang kian nekat dan bahaya laten narkoba harus dijawab dengan ketegasan hukum.
“Kami sangat mendukung instruksi Bapak Kapolda. Masyarakat butuh rasa aman saat beraktivitas, baik siang maupun malam. Tindakan tegas terhadap begal dan bandar narkoba adalah bukti bahwa negara hadir untuk melindungi rakyatnya,” ujarnya Andy pada Minggu, (26/04) di Medan.
Poin Penting Dukungan Bobylovers Sumut:
Efek Jera: Mendukung tindakan tegas dan terukur agar memberikan efek jera bagi para pelaku kriminalitas jalanan.
Pemberantasan Narkoba: Menilai bandar narkoba sebagai akar masalah dari berbagai tindak kriminalitas, sehingga harus diberantas hingga ke akar-akarnya.
Kolaborasi Masyarakat: Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu kepolisian dengan memberikan informasi terkait tindakan mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Sinergi untuk Sumut yang Kondusif
Dukungan ini selaras dengan visi pembangunan daerah yang ditekankan oleh Bobby Nasution, di mana kondusivitas keamanan merupakan syarat mutlak bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Sumatera Utara.
Pihak Bobylovers berharap langkah berani Kapolda Sumut ini terus konsisten dilakukan secara berkelanjutan. Dengan menekan angka kriminalitas dan peredaran narkoba, Sumatera Utara diharapkan dapat bertransformasi menjadi provinsi yang lebih maju dan ramah bagi investasi serta pariwisata.
“Keamanan adalah fondasi kemajuan. Jika jalanan aman dari begal dan lingkungan bersih dari narkoba, maka masyarakat bisa lebih produktif dalam membangun daerah,” tutupnya mengakhiri.






















