Langkat- Formappel.Com ||Mamre (kaum bapak) Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Klasis Kuala Langkat akan menggandeng dan bersinergi dengan perusahaan perkebunan PT Amal Tani kebun Tanjung Putri desa Amal Tani kecamatan Sirapit.
Dalam pekan ini akan dilaksanakan kegiatan seminar/workshop pelatihan perawatan/pemupukan tanaman kelapa sawit di perkebunan itu.
Tujuan kegiatan untuk meningkatkan mutu/produksi kelapa sawit bagi petani , dalam hal ini pesertanya mamre GBKP Klasis Kuala Langkat.
Kegiatan sehari penuh akan di gelar di PT Amal Tani perkebunan Tanjung Putri Kamis, 7 Mei 2026 di aula karyawan perusahaan itu.
Hal ini diuraikan ketua Mamre Klasis Kuala Langkat, Jhon Binsar Agustinus Ketaren SKM kepada awak media, Selasa (5/5/2026) di Stabat.
Ditambahkannya peserta kegiatan seminar terdiri dari utusan 40 mamre runggun/majelis tersebar di wilayah Langkat Hulu meliputi kecamatan Sei Bingei, Selesai, Kuala, Salapian, Kuta Mbaru, Bahorok dan Sirapit.
Sementara ketua bidang (kabid) pemberdayaan mamre Klasis Kuala Langkat, Menanti Ginting SE (kanan Poto) menambahkan rencana kegiatan berawal dari keluhan petani TBS/ mamre terkait menurunnya produksi panen.
Terutama saat musim Trak produksi (istilah petani lokal) menurun hingga 50% dari normal dan berkepanjangan.
Berkaitan itu mamre Klasis menampung keluhan jemaat/mamre petani sawit dan mengadakan rapat serta menyusun rencana program kerja tahun 2026 urai Ginting.
Program dimaksud juga didukung oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) Mamre GBKP melalui sekretaris umum (Sekum) Prima Kurnia Tarigan didukung juga oleh Badan Pengurus Majelis Klasis (BPMK) serta mamre runggun/majelis dan lainnya.
Peningkatan ekonomi
Program tersebut disambut perusahaan PT Amal Tani perkebunan Tanjung Putri yang merupakan perusahaan milik keluarga Alm Letjend Jamin Ginting S dan mengakomodir kegiatan seminar.
Ditargetkan setelah seminar, maka produksi dan mutu produksi kelapa sawit petani/mamre lebih meningkat di tahun mendatang yang merupakan bagian dari peningkatan ekonomi jemaat dan masyarakat beber Ginting.
Siapkan tiga nara sumber
Terpisah, manager PT Amal Tani, Serius Perangin-angin (kiri Poto) dikonfirmasi membenarkan hal itu. Management/direksi perusahaan menyetujui usulan/permohonan program kerja manre GBKP.
Benar, lokasi kegiatan di aula karyawan perusahaan, kita telah siapkan tiga nara sumber dan apabila situasi waktu mendukung nara sumber kita tambah lagi ujarnya.
Perusahaan sangat mendukung dan memfasilitasi kegiatan, ini moment baik untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang pengelolaan budi daya dan perawatan kelapa sawit.
Selain pemaparan materi, nantinya peserta akan disuguhkan dengan peninjauan lapangan/semi praktek ke pembibitan dan Tanaman Menghasilkan (TM) untuk melihat secara langsung kondisi lapangan di sekitar lokasi imbuh Serius. (tp110)
Editor : Tolhas Pasaribu






















