Bupati Deli SerdangDeli Serdang

Persimpangan Padat Kerap Gridlock, Pemuda Wasathiyah Minta Bupati Asriluddin Tambunan Benahi Lalu Lintas Deli Serdang

162
×

Persimpangan Padat Kerap Gridlock, Pemuda Wasathiyah Minta Bupati Asriluddin Tambunan Benahi Lalu Lintas Deli Serdang

Sebarkan artikel ini
Persimpangan Padat Kerap Gridlock, Pemuda Wasathiyah Minta Bupati Asriluddin Tambunan Benahi Lalu Lintas Deli Serdang

DELI SERDANG – Masalah kemacetan parah di sejumlah titik persimpangan utama di Kabupaten Deli Serdang kian dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Minimnya fasilitas traffic light, tidak berfungsinya lampu lalu lintas (traffic light), serta kurangnya personel di lapangan dituding menjadi biang kerok kesemrawutan arus kendaraan di wilayah penyangga utama Kota Medan tersebut.

Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari Pimpinan Wilayah Pemuda Wasathiyah Kabupaten Deli Serdang Jaya Suprada, S.Pd. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Selasa (9/6/2026), beberapa titik krusial seperti Simpang Kayu Besar (Tanjung Morawa), Simpang Kampung Lalang (Sunggal), kawasan Percut Sei Tuan, dan Simpang Kongsi (Patumbak) kerap mengalami macet total (gridlock), terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

“Infrastruktur pengatur lalu lintas di Deli Serdang sangat minim dan hanya berpusat di ibu kota kabupaten (Lubuk Pakam). Lebih parah lagi, sistem yang ada sangat bergantung pada listrik utama PLN tanpa adanya cadangan daya (UPS) atau panel surya. Begitu listrik padam atau cuaca buruk, lampu merah langsung mati total dan kendaraan dari empat arah langsung saling mengunci,” ujar Pimpinan Wilayah Pemuda Wasathiyah Deli Serdang, Jaya Suprada, S.Pd.

Soroti Matinya Lampu Merah Gerbang Tol Tanjung Morawa

Jaya mencontohkan kondisi konkret di Persimpangan Gerbang Tol Tanjung Morawa yang mempertemukan Persimpangan Tol Tanjung m arus jalan padat serta titik putaran balik (u-turn). Meski memiliki fasilitas traffic light, lampu pengatur jalan tersebut justru rusak dan tidak berfungsi.

Kondisi pelik ini diperparah oleh keterbatasan personel dari Polisi Jalan Raya (PJR) Polresta Deli Serdang maupun Dinas Perhubungan (Dishub) yang bertugas di lokasi, sehingga tidak sanggup membendung lonjakan volume kendaraan saat jam masuk dan pulang kerja.

“Deli Serdang ini jalur lintas kendaraan berat dengan tonase besar menuju kawasan industri Limau Manis dan Bandara Internasional Kualanamu. Sistem lampu lalu lintas konvensional yang ada saat ini dinilai sudah tidak lagi efektif mengatur arus kendaraan yang datang dari arah Medan, Lubuk Pakam, dan Arteri Kualanamu secara bersamaan,” tambahnya.

Sementara itu, di kawasan perbatasan Simpang Kampung Lalang dan jalur Percut Sei Tuan, ketiadaan lampu pengatur lalu lintas di titik putaran balik (u-turn) memicu aksi saling serobot antar-pengendara. Akibatnya, warga terpaksa mengandalkan jasa pengatur jalan liar atau “Polisi Cepe” untuk bisa menyeberang jalan.

Desak Bupati Asriluddin Tambunan dan Jajaran Ambil Sikap

Merespons situasi yang kian darurat tersebut, Pemuda Wasathiyah Kabupaten Deli Serdang meminta pemerintah daerah dan instansi terkait tidak tinggal diam. Mereka melayangkan beberapa rekomendasi mendesak demi kenyamanan publik:

  • Kepada Dinas Perhubungan & BPTD: Segera melakukan modernisasi sistem melalui penerapan Area Traffic Control System (ATCS) berbasis kecerdasan buatan (AI), mengaktifkan kembali fasilitas yang rusak, Menambah traffic light di persimpangan jalan yang di pantau sering macat  serta menambah rambu keselamatan jalan.

  • Kepada Kasat Lantas Polresta Deli Serdang: Menambah ploting personel dan menempatkan petugas gabungan secara konsisten di setiap persimpangan rawan macet pada jam-jam sibuk.

  • Solusi Jangka Panjang: Mendorong realisasi pembangunan jembatan layang (flyover) di persimpangan padat seperti Simpang Kayu Besar.

Di akhir pernyataannya, Jaya mengingatkan jajaran kepala daerah yang baru untuk menjadikan fenomena kemacetan ini sebagai skala prioritas kerja yang harus segera dikoordinasikan.

“Kami mengingatkan kepada Bupati Deli Serdang Dr. Asriluddin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo agar memperhatikan fenomena macet ini. Segera lakukan koordinasi lintas sektoral ke dinas terkait demi keselamatan dan kenyamanan warga Deli Serdang tercinta,” pungkas Jaya Suprada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *