MEDAN – Langkah strategis Pemerintah RI dalam mematangkan daya saing kawasan industri di daerah mulai membuahkan hasil konkret skala global. Keberhasilan menarik minat investor raksasa dunia ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei mendapat apresiasi tinggi dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumatera Utara (APMPEMUS).
Apresiasi tersebut ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta seluruh jajaran Kemenko Perekonomian, atas konsistensinya membangun iklim investasi yang kompetitif di wilayah Sumatra Utara.
Ketua APMPEMUS, Iqbal, S.H., menilai rencana ekspansi Unilever Global yang akan membangun jaringan rantai pasok dunia (global value chain hub) di KEK Sei Mangkei merupakan sebuah pencapaian ekonomi yang sangat strategis.
“Kami mengapresiasi kerja keras Bapak Airlangga Hartarto beserta jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang terus membangun kepercayaan dunia usaha terhadap Indonesia. Masuknya investasi Unilever Global menjadi sinyal positif bahwa iklim investasi Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, semakin kompetitif dan dipercaya oleh perusahaan kelas dunia,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulisnya di Medan, Kamis (09/07/2026).
Multiefek bagi Perekonomian Daerah dan UMKM
Menurut analisis APMPEMUS, dampak dari pembangunan global value chain hub ini akan memberikan efek domino (multiplier effect) yang luas bagi masyarakat lokal. Selain memperkuat hilirisasi industri kelapa sawit dan turunannya, proyek kakap ini diyakini mampu menyerap ribuan tenaga kerja baru, memperkuat ekosistem UMKM sebagai mitra pendukung, serta meningkatkan nilai tambah sektor industri daerah secara berkelanjutan.
Di samping itu, APMPEMUS menyatakan dukungan penuhnya terhadap arah kebijakan ekonomi Pemerintah RI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada percepatan industrialisasi dan pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa.
“Kami berharap investasi ini menjadi awal dari hadirnya lebih banyak investasi strategis lainnya di Sumatera Utara. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat agar manfaat investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” tambah Iqbal.
Dengan fundamental sarana prasarana yang terus bersolek, APMPEMUS optimistis KEK Sei Mangkei yang terletak di Kabupaten Simalungun tersebut akan segera bertransformasi menjadi pusat industri manufaktur berkelas dunia yang disegani di pasar internasional.





















