Langkah proaktif parlemen dalam mengawal isu krusial penegakan hukum dan pemberantasan narkotika di tanah air menuai dukungan positif dari kelompok pemuda di daerah. Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumatera Utara (APMPEMUS) secara resmi menyampaikan apresiasi atas ketegasan dan peran nyata yang ditunjukkan oleh Ketua Komisi III DPR RI, Prof. Habiburokhman, dalam memerangi peredaran gelap narkoba.
Sikap konseptual dan taktis dari pimpinan komisi hukum DPR RI tersebut dinilai sebagai komitmen konkret dalam membentengi masa depan generasi muda dari ancaman kerusakan moral dan mental akibat ketergantungan zat adiktif.
Optimalisasi Fungsi Pengawasan Parlemen di Lapangan
Ketua APMPEMUS, Iqbal, S.H., mengemukakan bahwa respons cepat yang diperlihatkan oleh jajaran Komisi III DPR RI mencerminkan berjalannya fungsi pengawasan legislatif secara optimal. Kehadiran parlemen tidak lagi sebatas berada di ruang-ruang rapat formal gedung kura-kura, melainkan aktif menyisir dan menyikapi dinamika persoalan riil yang berkembang di tengah masyarakat.
“Langkah yang diambil Ketua Komisi III DPR RI merupakan bukti nyata bahwa negara tidak tinggal diam dalam menghadapi ancaman narkoba. Ini adalah bentuk keberpihakan terhadap rakyat dan masa depan generasi bangsa,” ujar Iqbal, S.H., dalam keterangan persnya, Kamis (09/07/2026).
Iqbal menambahkan, ketegasan politisi senior tersebut memberikan sinyal kuat kepada seluruh instansi penegak hukum mitra kerja Komisi III—seperti Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Badan Narkotika Nasional (BNN)—agar tidak mengendurkan intensitas penindakan di lapangan.
“DPR RI melalui Komisi III telah menunjukkan bahwa lembaga legislatif hadir bukan hanya dalam ruang formal pemerintahan, tetapi juga aktif merespons berbagai persoalan di lapangan, baik yang terjadi di dalam maupun di luar pemerintahan,” lanjut Iqbal.
Momentum Penguatan Sinergi Antarlembaga
Menurut pandangan APMPEMUS, perang terhadap sindikat narkotika di Indonesia tidak dapat diselesaikan melalui kerja parsial atau sektoral. Momentum ketegasan dari DPR RI ini harus ditangkap oleh jajaran eksekutif dan yudikatif untuk merapatkan barisan dalam melakukan pencegahan sekaligus pemutusan rantai pasok (supply chain) narkoba.
| Ranah Kerja Komisi III DPR RI | Dampak Strategis Terhadap Publik |
| Pengawasan Tegas & Responsif | Mendorong akuntabilitas Polri, BNN, dan Kejaksaan Agung di lapangan. |
| Penyelamatan Generasi Muda | Memitigasi risiko kerusakan akal, moral, dan potensi kriminalitas remaja. |
| Penguatan Sinergi Hukum | Mempercepat harmonisasi regulasi dan strategi pemberantasan menyeluruh. |
Menutup pernyataannya, APMPEMUS dari Sumatera Utara mengajak seluruh elemen mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan perwakilan orang tua untuk berdiri bersama di garis yang sama demi mendukung perang total terhadap narkoba.
“Ini bukan hanya soal penegakan hukum di atas kertas, tetapi juga soal menyelamatkan eksistensi masa depan bangsa. Kita harus berdiri bersama melawan narkoba demi kepastian hukum dan keselamatan publik,” pungkas Iqbal.





















