Nasional

Tangan Dingin PMA, Padang Lawas Maju

37
×

Tangan Dingin PMA, Padang Lawas Maju

Sebarkan artikel ini

Formappel.com – Menyongsong ulang tahun Kabupaten Padang Lawas yang ke-19, dimana era remaja mulai berakhir dan usia dewasa segera tiba.

Perjalanan dimulai sejak lahirnya UU Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembentukan Kabupaten sebagai daerah otonom di Sumatera Utara perhelatan pemilihan nakhoda lewat Pemilihan Kepala Daerah sudah dilaksanakan berkali-kali.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Pilihan rakyat demi dan untuk sebuah Harapan terwujudnya kemakmuran, rakyat menjatuhkan pilihan berdasarkan janji dan visi misi calon saat kampanye. Akantetapi, harapan demi harapan yang menjadi tujuan belum tercapai.

Namun, Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2024 menjadi momentum nyata bagi rakyat Padang Lawas. Saat malam dengan gelap gulita, Bulan tidak menampakkan sinar, Bintang bertebaran tidak terlihat di awan, namun ia hadir mensugesti bagaikan anurika di pagi hari.

Sosok yang humble bersama dengan pasangan jiwa yang religius yaitu Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE dan Achmad Fauzan Nasution meretas kebuntuan mandeknya harapan rakyat Padang Lawas.

Kelihaian dua macan Padang Lawas meracik jawaban nyata atas keluh kesah rakyat Padang Lawas.

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur, berupa fasilitas Pendidikan dan Kesehatan serta akses yang selama ini menjadi kebuntuntuan peningkatan ekonomi Masyarakat. Tidak pernah pandang buluh kepada Masyarakat, baik pendukung maupun tidak, Pembangunan betul-betul direncanakan secara matang dan kontinyu, Ucap Sahala Pohan.

Aktivis yang selama ini berkiprah di Ibu Kota, juga Ketua PW HIMMAH DKI Jakarta mengacungkan jempol atas tangan dingin Putra Mahkota Alam Hasibuan (PMA) menjamah dan menjawab tantangan yang selama ini menjadi kebuntuan di Padang Lawas.

Baru dua tahun kepemimpinannya namun sudah terasa sentuhannya, jiwa muda tidak sia-sia, sang Ustadz pun ikut berperaan serta. Untuk itu, secara bersama mari kita bahu membahu dan mendukung kepemimpinan ini berhasil secara kaffah dan untuk Padang Lawas periode berikutnya. Jakarta 17/7/26

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *