BATU BARA, formappel.com – Ambisi PT Multimas Nabati Asahan (MNA) untuk memperluas imperiumnya dengan cara menimbun Sungai Badak Mati kini harus berhadapan dengan gelombang perlawanan para pelajar. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Al Washliyah (PC IPA) secara tegas mendukung seruan Pimpinan Wilayah (PW) IPA Sumatera Utara untuk menyelamatkan sumber kehidupan yang diduga telah “dieksekusi” secara brutal oleh perusahaan tersebut.
Ketua PC IPA Nibung Hangus, Wahyuda, tidak ragu melontarkan kritik pedas terhadap aksi penimbunan yang dianggapnya sebagai tindakan yang kehilangan akal sehat dan jauh dari nilai kemanusiaan.
“Sungai ini sumber air dan rekreasi kami sebagai pelajar. Alangkah kejam dan hilang akal oknum-oknum yang membiarkan PT MNA menimbun sungai seenaknya. Kami tidak akan tinggal diam melihat sungai kami ‘dibunuh’ demi kepentingan korporasi,” tegas Wahyuda dengan nada geram.
Bupati Batu Bara: Tertidur atau Membiarkan? Sorotan tajam juga diarahkan kepada Bupati Batu Bara. Ketua PW IPA Sumut, Ahmad Irham Tajhi, menegaskan bahwa persoalan yang sudah menahun ini mustahil terjadi tanpa adanya pembiaran dari pemegang kekuasaan. Ia menantang Bupati untuk bangun dari tidurnya dan segera bertanggung jawab atas nasib masyarakat di dua desa di Kecamatan Sei Suka yang kini akrab dengan banjir dan hilangnya mata pencaharian.
Irham menilai, alih fungsi sungai yang diduga dilakukan secara sepihak untuk kepentingan industri adalah bentuk pengkhianatan terhadap hak hidup masyarakat luas.
Jumat Keramat di Mapolda Sumut Sebagai langkah konkret, PW IPA Sumut telah mengibarkan bendera aksi. Mereka mengajak seluruh lapisan masyarakat Batu Bara untuk mengepung Mapolda Sumatera Utara pada Jumat, 24 April 2026. Aksi ini bertujuan untuk mendesak penegakan hukum terhadap “dugaan kejahatan lingkungan” yang dilakukan PT MNA.
Hingga laporan ini disusun, baik pihak PT MNA maupun Pemerintah Kabupaten Batu Bara masih memilih jurus “seribu bahasa”—diam seribu bahasa tanpa keterangan resmi—sementara ekosistem sungai terus sekarat tertimbun material industri.






















